Mantan Pemain Real Madrid Sarankan Cara Vinicius Junior Bangkit dari Performa Buruk 2026

Mantan Pemain Real Madrid Sarankan Cara Vinicius Junior Bangkit dari Performa Buruk 2026

Vinicius Junior mengalami musim yang menantang di Real Madrid pada 2025/26. Penyerang Brasil ini hanya mencetak 4 gol dari 18 pertandingan La Liga hingga pertengahan Januari 2026, jauh di bawah standar musim sebelumnya di mana ia menyumbang 24 gol. Namun, seorang mantan pemain Real Madrid memberikan saran berharga untuk cara Vinicius Junior bangkit. Lingkaran Bola merangkum pendapat tersebut beserta analisis mendalam berdasarkan wawancara eksklusif dan data statistik terkini.

Saran Utama dari Casemiro: Fokus Mental & Latihan Ekstra

Pertama-tama, mantan pemain Real Madrid seperti Casemiro – yang kini bermain di Manchester United – berbicara terbuka tentang kondisi Vinicius. Casemiro, yang pernah menjadi rekan satu tim Vinicius selama empat musim, menekankan pentingnya fokus mental. Ia mengatakan, “Vinicius punya bakat luar biasa, tapi tekanan di Madrid bisa menghancurkan siapa saja. Ia harus kembali ke dasar: latihan ekstra setiap hari untuk mengasah finishing dan dribbling.” Saran ini muncul setelah Vinicius gagal memanfaatkan peluang emas dalam kekalahan 0-2 dari Barcelona pada pekan lalu.

Bacaan Lainnya

Kolaborasi Tim: Bangun Chemistry dengan Mbappé & Bellingham

Selanjutnya, Casemiro menyoroti peran kolaborasi tim sebagai cara Vinicius Junior bangkit. Vinicius sering terisolasi di sayap kiri karena perubahan taktik Carlo Ancelotti yang lebih mengandalkan Jude Bellingham dan Kylian Mbappé di tengah. Casemiro menyarankan, “Vinicius harus lebih aktif berkomunikasi dengan rekan tim. Bangun chemistry baru dengan Mbappé melalui sesi latihan bersama. Di Madrid, satu pemain tidak bisa menang sendirian.” Selain itu, ia menambahkan bahwa Vinicius perlu mengurangi provokasi di lapangan untuk menghindari kartu kuning yang sering membuatnya absen.

Aspek Fisik & Pemulihan: Saran dari Keylor Navas

Kemudian, mantan pemain lain seperti Keylor Navas juga memberikan perspektif. Navas, yang pernah membela Madrid selama lima tahun, menekankan aspek fisik dan istirahat. “Vinicius bermain terlalu banyak menit sejak debut. Tubuhnya butuh recovery. Saran saya, gunakan jeda internasional untuk istirahat penuh dan terapi fisik.” Navas percaya bahwa cara Vinicius Junior bangkit melibatkan keseimbangan antara latihan intensif dan pemulihan, terutama setelah Vinicius mengalami cedera ringan musim lalu yang memengaruhi kecepatannya.

Analisis Statistik: Penurunan Finishing & Dribbling Vinicius

Di sisi lain, analisis statistik mendukung saran-saran ini. Data Opta menunjukkan bahwa akurasi tembakan Vinicius turun dari 55% musim lalu menjadi 38% tahun ini. Selain itu, dribbling suksesnya juga menurun 15%. Untuk cara Vinicius Junior bangkit, pelatih Ancelotti bisa menerapkan rotasi lebih sering agar Vinicius tidak kelelahan. Meskipun demikian, Vinicius tetap mencatatkan 5 assist, menunjukkan bahwa kreativitasnya masih ada – hanya finishing yang perlu diasah.

Kesimpulan: Vinicius Masih Punya Potensi Besar untuk Kembali Bersinar

Akhirnya, saran dari mantan pemain ini memberikan harapan bagi Madridistas. Vinicius, yang baru berusia 25 tahun, punya potensi besar untuk kembali menjadi mesin gol. Dengan fokus mental, kolaborasi tim, dan pemulihan fisik, ia bisa bangkit di paruh kedua musim. Lingkaran Bola yakin Vinicius akan segera kembali ke performa terbaiknya, terutama di Liga Champions melawan Juventus minggu depan.

Pantau terus perkembangan Vinicius dan Real Madrid di Lingkaran Bola untuk analisis mendalam, highlight pertandingan, serta prediksi laga selanjutnya. Cara Vinicius Junior bangkit bukan hanya soal bakat, melainkan kerja keras dan dukungan tim!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *