Real Madrid 6-1 Monaco: Dari Cemooh Fans ke Pesta Gol di Liga Champions – Kebangkitan Mbappé & Vinícius

Real Madrid 6-1 Monaco: Dari Cemooh Fans ke Pesta Gol di Liga Champions – Kebangkitan Mbappé & Vinícius

Real Madrid menghancurkan Monaco 6-1 pada matchday 7 Liga Champions, Selasa 20 Januari 2026 di Santiago Bernabéu. Pertandingan ini menjadi malam kebangkitan Los Blancos setelah periode sulit. Real Madrid Monaco berubah dari cemooh fans menjadi pesta gol spektakuler. Kylian Mbappé mencetak brace, sementara Vinícius Júnior menyumbang satu gol plus tiga assist luar biasa.

Pertama-tama, atmosfer Bernabéu sempat tegang. Beberapa fans mencemooh Vinícius di awal laga, mirip seperti saat melawan Levante akhir pekan sebelumnya. Selain itu, kekalahan memalukan dari Albacete di Copa del Rey dan hasil kurang memuaskan di La Liga membuat tekanan tinggi. Akibatnya, pelatih Álvaro Arbeloa menghadapi ujian berat di debut Liga Champions-nya. Namun, tim merespons dengan dominasi total. Mbappé membuka skor di menit kelima lewat penyelesaian tenang dari umpan Federico Valverde. Lebih lanjut, Mbappé menambah gol keduanya di menit 26 setelah assist brilian Vinícius.

Bacaan Lainnya

Pesta Gol Babak Kedua: Vinícius Redam Cemooh

Real Madrid Monaco memasuki babak kedua dengan keunggulan 2-0. Tim tidak berhenti menyerang. Franco Mastantuono mencetak gol ketiga di awal babak kedua. Selanjutnya, own goal Kevin Kehrer memperlebar skor menjadi 4-0. Jude Bellingham menambah gol kelima dengan tendangan akurat. Akhirnya, Vinícius Júnior menutup pesta dengan gol indah di menit 63. Gol ini sekaligus meredam cemooh fans. Penonton berubah dari boo menjadi sorak sorai. Vinícius menerima standing ovation saat diganti. Ia dinobatkan sebagai Man of the Match UEFA berkat performa scintillating-nya.

Mbappé, yang menghadapi mantan klubnya, tampil tanpa ampun. Brace-nya menyamai rekor Ronaldo di kompetisi Eropa. Di samping itu, Vinícius menunjukkan mental baja. Ia mengubah kritik menjadi motivasi. Begitu juga, Arbeloa memuji respons tim. “Kami bermain dengan intensitas tinggi dan menunjukkan karakter,” katanya pasca-laga. Kemenangan ini mengamankan posisi Real Madrid di delapan besar fase liga, menjamin lolos langsung ke babak 16 besar.

Dampak & Reaksi Pasca-Pertandingan

Kemenangan besar ini datang di saat tepat. Real Madrid sempat rapuh setelah kalah dari Barcelona di Supercopa dan tersingkir dini di Copa del Rey. Namun, pesta gol melawan Monaco membuktikan potensi skuad. Mbappé dan Vinícius saling melengkapi di lini depan. Bellingham dan Mastantuono menambah kedalaman. Pertahanan solid meskipun Monaco sempat mencetak gol hiburan lewat tendangan bebas. Dengan demikian, Arbeloa berhasil membalikkan dinamika negatif dalam tiga hari.

Menurut Lingkaran Bola, malam ini menjadi turning point. Dari cemooh ke pesta gol menandakan kebangkitan Real Madrid di bawah Arbeloa. Vinícius membuktikan dirinya bukan hanya talenta, tapi juga pemimpin. Mbappé menunjukkan kelas dunia saat menghadapi Monaco. Kemenangan 6-1 ini meningkatkan moral tim menjelang laga krusial La Liga dan Liga Champions berikutnya.

Real Madrid Monaco menjadi pengingat bahwa sepak bola penuh comeback. Dari tekanan fans hingga dominasi total, Los Blancos kembali ke jalur juara. Apakah ini awal era baru di Bernabéu? Pantau terus perkembangan di sini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *