Manchester United akhirnya mengumumkan penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih interim hari ini, 13 Januari 2026. Klub mencapai kesepakatan prinsip dengan mantan gelandang legendaris ini untuk memimpin tim hingga akhir musim 2025/26. Pengumuman ini datang setelah pemecatan Ruben Amorim minggu lalu, yang menandai akhir masa jabatan singkat dan penuh gejolak sang pelatih asal Portugal.
Klub mencapai kesepakatan setelah pembicaraan intensif selama beberapa hari. Michael Carrick tiba di Carrington pagi ini, dan foto-fotonya langsung menjadi viral di media sosial. Selain itu, ia membawa staf pelatih yang solid, termasuk mantan asisten pelatih timnas Inggris Steve Holland sebagai asisten utama. Jonathan Woodgate, Jonny Evans, serta Travis Binnion juga bergabung dalam tim teknis. Karena itu, transisi ini berlangsung cepat agar Carrick bisa memimpin latihan mulai Rabu.
Latar Belakang Penunjukan Carrick
Manchester United memecat Ruben Amorim pada 6 Januari 2026 setelah hanya 14 bulan menangani tim. Amorim mencatat hasil buruk, termasuk posisi keenam di Premier League dan rekor rendah di liga. Selain itu, ketegangan dengan eksekutif klub terkait taktik, transfer, dan intervensi manajemen mempercepat keputusan ini.
Klub kemudian mempertimbangkan beberapa kandidat, termasuk Ole Gunnar Solskjaer. Namun, Michael Carrick muncul sebagai favorit karena pengalamannya sebagai pemain United dan kemampuannya sebagai pelatih hands-on. Ia pernah sukses membawa Middlesbrough ke babak play-off Championship sebelum meninggalkan klub. Selain itu, senior players di United menghormati Carrick dari masa bermainnya, di mana ia memenangkan 18 trofi, termasuk lima gelar Premier League.
Lingkaran Bola menilai bahwa keputusan ini strategis. Carrick mengenal budaya klub dengan baik, dan ia tidak memerlukan banyak perubahan staf besar. Karena itu, penunjukan ini memberikan stabilitas sementara sambil klub mencari pelatih permanen setelah musim berakhir.
Tantangan yang Menanti Carrick
Michael Carrick pelatih interim Manchester United menghadapi tugas berat sejak hari pertama. Pertandingan perdananya kemungkinan melawan Manchester City di derby pada 17 Januari. Selain itu, tim saat ini berada di posisi keenam Premier League, dengan target kembali ke kompetisi Eropa.
Carrick harus menyatukan skuad yang terpecah setelah periode Amorim. Namun, ia memiliki keunggulan: pengalaman bermain di bawah Sir Alex Ferguson dan pemahaman mendalam tentang Old Trafford. Selain itu, dukungan dari Wayne Rooney, yang menyatakan kesiapan bergabung sebagai asisten, menambah kekuatan. Meskipun demikian, Carrick fokus membangun kepercayaan diri pemain terlebih dahulu.
Klub juga menyediakan dana transfer Januari jika diperlukan. Karena itu, Carrick bisa memperkuat skuad untuk sisa musim. Lingkaran Bola berharap pendekatan tenang dan taktikal Carrick membawa angin segar bagi Red Devils.
Dampak dan Harapan Fans
Pengumuman hari ini langsung memicu reaksi positif dari fans. Banyak yang melihat Michael Carrick pelatih interim Manchester United sebagai pilihan aman dan emosional. Ia mewakili era keemasan United, dan pengalamannya di Middlesbrough membuktikan kemampuan manajerialnya.
Selain itu, penunjukan ini memberi waktu bagi INEOS dan eksekutif seperti Omar Berrada serta Jason Wilcox untuk merencanakan jangka panjang. Mereka mungkin menunggu hingga akhir musim atau setelah Piala Dunia 2026 untuk pelatih permanen. Karena itu, periode Carrick menjadi jembatan penting.
Meskipun tantangan besar menanti, Carrick menunjukkan ketenangan. Ia bertekad mengembalikan semangat juang di lapangan. Akhirnya, ini bisa menjadi awal kebangkitan bagi Manchester United.
Kesimpulan
Hari ini menandai babak baru bagi Manchester United dengan Michael Carrick pelatih interim Manchester United. Keputusan ini tepat waktu setelah kekacauan Amorim, dan harapan tinggi menyertainya. Lingkaran Bola akan terus memantau perkembangan, termasuk performa di derby mendatang. Semoga Carrick membawa stabilitas dan kemenangan bagi fans setia Red Devils.





