Lisandro Martinez Hampir Tinggalkan Sepak Bola Usai Cedera ACL: Pengakuan Menyentuh Bek Manchester United

Lisandro Martinez Hampir Tinggalkan Sepak Bola Usai Cedera ACL: Pengakuan Menyentuh Bek Manchester United

Lisandro Martinez hampir tinggalkan sepak bola menjadi pengakuan mengejutkan yang dibagikan bek Manchester United ini baru-baru ini. Pada Februari 2025, Martinez mengalami robekan ACL saat Manchester United kalah 2-0 dari Crystal Palace di Old Trafford. Cedera ini memaksanya absen selama sembilan bulan penuh. Selain itu, ia menjalani operasi dan melewatkan sisa musim 2024/25 serta awal musim 2025/26. Karena itu, Lisandro Martinez hampir tinggalkan sepak bola di minggu-minggu awal pemulihan.

Lingkaran Bola menyoroti wawancara eksklusif Martinez dengan AFA Estudio pada Januari 2026. Dalam obrolan itu, pemain berusia 27 tahun ini membuka perjuangan mentalnya. Selain itu, ia mengakui bahwa cedera sebelumnya seperti patah tulang kaki semakin memperberat situasi.

Bacaan Lainnya

Pengakuan Emosional Martinez

Lisandro Martinez hampir tinggalkan sepak bola setelah dua atau tiga minggu pertama pasca-cedera. Ia berkata, “Setelah dua atau tiga minggu pertama [setelah cedera ACL], saya tidak ingin bermain sepak bola lagi. Saya sudah mengalami patah tulang kaki sebelumnya, dan sekarang lutut. Saya bilang, ‘Sudah cukup, saya tidak mau tahu lagi apa-apa tentang ini.’” Karena itu, rasa sakit fisik dan ketidakseimbangan mental membuatnya merasa bukan lagi pemain sepak bola.

Martinez juga menjelaskan betapa beratnya proses tersebut. Selain itu, ia merasa kosong dan tidak bahagia. Namun, dukungan keluarga serta teman-teman menjadi penyelamat. Meskipun demikian, terapi psikologis membantu ia menemukan kembali motivasi. Lingkaran Bola menilai bahwa pengakuan ini menunjukkan sisi rentan dari pemain tangguh yang dijuluki “The Butcher”.

Proses Pemulihan yang Panjang

Lisandro Martinez hampir tinggalkan sepak bola, tapi ia memilih bertahan. Ia menjalani rehabilitasi intensif selama sembilan bulan. Selain itu, klub Manchester United memberikan dukungan medis terbaik. Karena itu, ia kembali beraksi pada akhir November 2025 melawan Crystal Palace – lawan yang sama yang menyebabkan cederanya. Kembalinya Martinez terasa penuh makna.

Sekarang, pada Januari 2026, Martinez sudah tampil dalam 10 pertandingan. Selain itu, ia merasa lebih baik secara fisik dan mental daripada sebelum cedera. Ia berkata, “Saya merasa sangat baik. Saya sempat terkejut karena mengira kembalinya akan lebih sulit, tapi kami mengelola menit bermain secara bertahap. Klub melakukan pekerjaan hebat.” Karena itu, ia sekarang lebih kuat dan siap menghadapi sisa musim serta Piala Dunia 2026 bersama Argentina.

Pelajaran dari Perjuangan Martinez

Lisandro Martinez mengajarkan pentingnya kesehatan mental dalam olahraga. Banyak pemain mengalami cedera serupa, tapi tidak semua berani terbuka. Selain itu, Martinez menekankan jangan mudah menyerah. Ia bilang, “Jangan ambil jalan mudah dengan menyerah begitu saja.” Karena itu, perjuangannya menjadi inspirasi bagi rekan setim dan penggemar.

Lingkaran Bola berpendapat bahwa kisah ini memperkuat posisi Martinez sebagai pemimpin di ruang ganti Manchester United. Meskipun demikian, ia tetap fokus pada performa di lapangan. Selain itu, kembalinya Martinez membantu United bangkit di bawah kepelatihan baru.

Kesimpulan

Lisandro Martinez hampir tinggalkan sepak bola setelah cedera ACL, tapi ia memilih melawan dan bangkit lebih kuat. Pengakuan emosional ini menunjukkan bahwa di balik ketangguhan fisik, ada perjuangan batin yang berat. Selain itu, dukungan dari orang terdekat serta terapi menjadi kunci pemulihannya. Lingkaran Bola mengapresiasi keberanian Martinez berbagi cerita ini. Kini, ia siap membuktikan diri lagi di lapangan dan bersama Argentina di Piala Dunia 2026. Semoga kisahnya menginspirasi banyak orang untuk tidak menyerah di saat sulit!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *